Magang di Lembaga Bimbingan Belajar Griya Pelita Sebagai Langkah Awal Menuju Dunia Kerja
Published on: 20 Jan 2026

Praktik Kerja Lapangan
Hari pertama melaksanakan magang di Lembaga Bimbingan Belajar Griya
Pelita menjadi pengalaman berkesan bagi penulis. Sebagai mahasiswa jurusan
matematika terapan, penulis merasa antusias dan canggung karena untuk pertama
kalinya terlibat langsung dalam lingkungan kerja pendidikan non formal.
Kegiatan magang ini menjadi kesempatan awal bagi penulis untuk mengenal dunia
kerja secara nyata, tidak hanya dari sisi teori yang diperoleh di bangku
perkuliahan.
Lembaga bimbingan belajar griya pelita bergerak di bidang
pendidikan non formal dengan sasaran peserta didik anak usia dini dan tingkat
sekolah taman kanak – kanak dan juga sekolah dasar. kegiatan belajar mengajar
di lembaga ini dilaksanakan dengan suasana yang santai namun tetap terarah,
sehingga anak anak merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar. Selama melaksanakan
magang, penulis tidak hanya berperan sebagai pendamping belajar, tetapi juga
membantu berbagai kegiatan administrasi lembaga.
Pada awal masa magang, penulis di perkenalkan dengan sistem
pembelajaran yang di terapkan di Griya Pelita serta aturan dan kebiasaan yang
berlaku. Penulis juga berkenalan dengan para mentor dan peserta didik.
Interaksi pertama dengan anak – anak menjadi tantangan tersendiri karena setiap
anak memiliki karakter yang berbeda – beda. Dari pengalaman tersebut, penulis
belajar untuk bersikap sabar, komunikatif dan mampu menyesuaikan cara
penyampaian materi dengan anak usia dini.
Tugas
utama penulis selama magang adalah membantu proses pembelajaran, penulis turut
membimbing anak –anak saat menulis huruf dan angka, mengenalkan konsep berhitung sederhana, serta membantu mereka
menyelesaikan latihan-latihan yang diberikan oleh mentor. Kegiatan ini melatih
penulis untuk menyampaikan materi secara sederhana, runtut, dan mudah dipahami.
Selain
membantu kegiatan belajar mengajar, penulis juga dilibatkan dalam kegiatan
administrasi. Penulis membantu mengisi absensi kehadiran siswa, menulis
tabungan siswa, serta membantu penyusunan administrasi bulanan. Kegiatan
administrasi ini mengajarkan penulis pentingnya ketelitian, kerapian, dan
tanggung jawab dalam bekerja, karena kesalahan kecil dalam pencatatan dapat
berdampak pada data lembaga.
Seiring
berjalannya waktu, penulis mulai terbiasa dengan rutinitas di Lembaga Bimbingan
Belajar Griya Pelita. Penulis juga semakin memahami pentingnya kerja sama
antara mentor dan pihak administrasi agar proses pembelajaran berjalan dengan
lancar. Dari kegiatan ini, penulis menyadari bahwa dunia kerja tidak hanya
menuntut kemampuan akademik, tetapi juga sikap disiplin, kemampuan bekerja sama,
serta komunikasi yang baik.
Pengalaman
berinteraksi langsung dengan anak-anak memberikan pembelajaran yang berharga
bagi penulis. Penulis belajar bagaimana menghadapi berbagai karakter anak,
mengelola emosi, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Hal ini
menjadi pengalaman baru yang tidak diperoleh secara langsung di perkuliahan,
namun sangat bermanfaat sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Menjelang akhir masa magang, penulis merefleksikan berbagai pengalaman yang telah dilalui. Magang di Lembaga Bimbingan Belajar Griya Pelita tidak hanya memberikan pengetahuan praktis tentang kegiatan pendidikan nonformal, tetapi juga membentuk sikap profesional, rasa tanggung jawab, dan kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja.
Penulis merasa bersyukur atas kesempatan magang yang telah
diberikan serta bimbingan dari para mentor di Griya Pelita. Pengalaman ini
menjadi langkah awal yang berharga bagi penulis untuk mengenal dunia kerja
secara nyata. Diharapkan, pengalaman magang ini dapat menjadi bekal dalam
mengembangkan diri dan menghadapi tantangan dunia kerja di masa mendatang.




