Akurasi Data Jadi Kunci, Mahasiswa Matematika UNPAM Validasi Administrasi Keberangkatan Jamaah Umrah Haji
Published on: 12 Mei 2026

Praktik Kerja Lapangan
TANGERANG
SELATAN β Di tengah pesatnya perkembangan industri jasa perjalanan religi,
ketelitian dalam mengolah data bukan sekadar persoalan angka, melainkan fondasi
utama bagi kepercayaan dan kenyamanan jamaah. Hal inilah yang mendasari
pengalaman berharga Penulis, mahasiswa Program Studi Matematika, Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Pamulang, saat
menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT Zam Zam Indah Abadi.
Selama periode dua bulan, terhitung sejak 5 Januari hingga 27 Februari 2026, Penulis terjun langsung ke dalam ekosistem operasional biro perjalanan haji dan umrah tersebut. Fokus utama yang diangkat dalam praktik kerja ini adalah bagaimana logika matematika dapat diimplementasikan untuk menjamin validitas sistem administrasi operasional perusahaan.
Dalam pandangan umum, matematika seringkali hanya dikaitkan dengan rumus-rumus teoritis. Namun, di lapangan, Penulis menemukan bahwa disiplin ilmu ini sangat krusial untuk meminimalisir human error. Dalam penyelenggaraan haji dan umrah, satu kesalahan kecil pada data manifest atau dokumen paspor dapat berdampak fatal, mulai dari kegagalan penerbitan visa hingga kendala keberangkatan jamaah di bandara.
Selama bertugas, Penulis bertanggung jawab penuh dalam melakukan verifikasi dan validasi data manifest jamaah. Proses ini menuntut ketajaman analitis untuk memastikan kecocokan identitas dengan dokumen pendukung lainnya. Selain itu, Penulis juga terlibat aktif dalam penyusunan surat-surat rekomendasi resmi, pengurusan dokumen legalitas, hingga manajemen logistik seperti pembuatan lembar pengiriman koper yang harus tersusun secara sistematis.
"Manajemen data yang rapi adalah bentuk pelayanan terbaik yang bisa diberikan perusahaan. Dengan validasi yang ketat, kita memberikan jaminan ketenangan bagi tamu-tamu Allah yang akan beribadah," ungkap Penulis dalam catatan laporan praktiknya.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti nyata bagi masyarakat luas bahwa mahasiswa FMIPA, khususnya jurusan Matematika, memiliki fleksibilitas kompetensi yang sangat luas. Lulusan matematika tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi pengajar atau peneliti, tetapi juga mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas data di berbagai sektor industri, termasuk industri pariwisata religi yang sangat dinamis.
Melalui pengalaman ini, Penulis berharap dapat menginspirasi rekan-rekan mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan tidak ragu mengaplikasikan ilmu eksakta dalam memecahkan tantangan nyata di dunia kerja. Bagi Penulis, ketelitian administrasi adalah kunci, dan matematika adalah instrumen yang memastikan kunci tersebut bekerja dengan sempurna demi peningkatan kualitas layanan publik di Indonesia.
Zhara
Wini Kartika / 231011000012




