PENERAPAN ANALISA DATA DENGAN TEKNIK CRITICAL THINKING MATEMATIS UNTUK DATA ENTRY DI BPJS KETENAGAKERJAAN JAKARTA SELATAN
Published on: 20 Jul 2026

Praktik Kerja Lapangan
Di lingkungan perkuliahan,
mahasiswa Program Studi Matematika sering mendapatkan pertanyaan, "Lulusan
Matematika nanti kerjanya di mana?" Banyak orang masih menganggap
bahwa matematika hanya berkaitan dengan angka, rumus, dan perhitungan yang
rumit. Padahal, ilmu matematika juga melatih kemampuan berpikir
logis, sistematis, analitis, dan kritis. Kemampuan tersebut sangat dibutuhkan
dalam berbagai bidang pekerjaan, termasuk pada kegiatan administrasi dan
pengolahan data.
Pengalaman tersebut penulis rasakan
secara langsung selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di BPJS
Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Selatan. Selama masa PKL, penulis ditempatkan
pada bagian administrasi yang berhubungan dengan proses data entry, validasi
data peserta, pembaruan informasi, serta pengelolaan dokumen administrasi. Dari
kegiatan tersebut penulis memahami bahwa teknik Critical Thinking Matematis
memiliki peranan penting dalam menjaga kualitas data sehingga informasi yang
tersimpan dalam sistem menjadi akurat, lengkap, dan dapat
dipertanggungjawabkan.
1.
Minggu Pertama
Pada minggu
pertama, penulis mengikuti proses orientasi dan diperkenalkan dengan alur kerja
administrasi di BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Selatan. Penulis mempelajari
sistem pengelolaan data peserta, prosedur pelayanan administrasi, serta tata
cara penginputan data ke dalam sistem.Tugas utama yang diberikan adalah
melakukan data entry terhadap peserta berdasarkan dokumen yang diterima dari
perusahaan maupun peserta secara langsung. Sebelum data dimasukkan ke dalam
sistem, seluruh dokumen diperiksa kelengkapannya, mulai dari identitas peserta,
nomor kepesertaan, hingga dokumen pendukung lainnya. Pada tahap ini, kemampuan
berpikir kritis mulai diterapkan. Penulis tidak hanya memasukkan data sesuai
dokumen, tetapi juga memeriksa apakah terdapat ketidaksesuaian informasi, data
ganda, ataupun kesalahan penulisan yang dapat memengaruhi proses administrasi
berikutnya.
2.
Minggu
Kedua
Memasuki minggu kedua, penulis mulai menangani volume data yang lebih besar. Data peserta yang masuk setiap hari harus diperiksa satu per satu sebelum dilakukan proses input. Selain melakukan data entry, penulis juga membantu proses pembaruan data peserta, seperti perubahan identitas, alamat, nomor telepon, maupun data perusahaan tempat peserta bekerja. Seluruh perubahan harus dipastikan sesuai dengan dokumen resmi yang diterima. Dalam proses ini, teknik Critical Thinking Matematis diterapkan melalui kemampuan membandingkan data lama dengan data baru, mengidentifikasi perbedaan, serta menentukan apakah perubahan tersebut valid berdasarkan dokumen pendukung yang tersedia. Ketelitian menjadi faktor penting agar tidak terjadi kesalahan administrasi.
1.
Minggu
Ketiga
Pada minggu ketiga, penulis mulai
terlibat dalam proses validasi data. Data yang telah diinput sebelumnya
diperiksa kembali untuk memastikan tidak terdapat kesalahan pengetikan, data
yang belum lengkap, maupun informasi yang tidak sesuai. Kegiatan
validasi dilakukan dengan mencocokkan data pada sistem dengan dokumen fisik
maupun dokumen digital. Apabila
ditemukan ketidaksesuaian, penulis melakukan penelusuran terhadap sumber data
sebelum dilakukan perbaikan. Tahapan ini merupakan implementasi nyata dari
teknik Critical Thinking Matematis, yaitu mengidentifikasi permasalahan,
menganalisis penyebab kesalahan, mengevaluasi informasi yang tersedia, kemudian
menentukan solusi yang paling tepat berdasarkan fakta. Dengan pendekatan
tersebut, proses validasi menjadi lebih sistematis dan menghasilkan data yang
lebih akurat.
2.
Minggu
Keempat
Pada minggu terakhir PKL, penulis membantu penyusunan rekapitulasi data administrasi yang telah diproses selama periode praktik kerja. Seluruh data peserta yang telah selesai diinput dan divalidasi dirangkum dalam bentuk laporan sederhana menggunakan Microsoft Excel. Penulis juga membantu mengelompokkan data berdasarkan kategori tertentu agar lebih mudah dianalisis oleh petugas administrasi. Selain itu, penulis melakukan pemeriksaan akhir terhadap beberapa dokumen sebelum diarsipkan sesuai prosedur yang berlaku. Melalui kegiatan tersebut, penulis memahami bahwa penyusunan laporan administrasi tidak hanya memerlukan kemampuan mengoperasikan komputer, tetapi juga kemampuan berpikir logis dalam menyusun data agar menghasilkan informasi yang mudah dipahami dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Penerapan Critical Thinking
Matematis dalam Data Entry
Selama melaksanakan Praktik Kerja
Lapangan di BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Selatan, penulis menyadari bahwa
pekerjaan data entry bukan sekadar memasukkan data ke dalam sistem. Setiap data
harus melalui proses pemeriksaan, analisis, dan validasi agar informasi yang tersimpan
benar-benar akurat. Teknik Critical Thinking Matematis membantu penulis
dalam mengidentifikasi kesalahan input, menemukan data yang tidak konsisten,
membandingkan berbagai sumber informasi, serta mengambil keputusan berdasarkan
bukti yang tersedia. Kemampuan berpikir logis, sistematis, dan objektif menjadi
bekal utama dalam menyelesaikan setiap tugas administrasi. Pengalaman tersebut
menunjukkan bahwa kompetensi yang diperoleh selama mempelajari matematika tidak
hanya bermanfaat dalam bidang akademik, tetapi juga sangat relevan dalam dunia
kerja, khususnya pada pekerjaan administrasi yang berkaitan dengan pengelolaan
data.
Udi Saudi Arabia - 231011000007




