Belajar Ketelitian dan Profesionalisme di Dunia Perbankan: Pengalaman Praktik Kerja Lapangan di PT Bank Mandiri Taspen KCP Sawangan
Published on: 20 Jan 2026

Praktik Kerja Lapangan
Sebagai bagian dari syarat akademik sebelum
Menyusun Tugas Akhir, penulis berkesempatan menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL)
di PT. Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Pembantu (KCP) Sawangan selama satu
bulan, tepatnya dari 1 hingga 31 Oktober 2025. Penulis ditempatkan di bagian
Administrasi Kredit, sebuah divisi yang menjadi tulang punggung kelancaran
proses pembiayaan nasabah. Tugas penulis mungkin terdengar sederhana hanya membantu
pengarsipan dokumen, rekap Surat Keputusan (SK) pensiun, dan penataan ulang
file digital. Namun, di balik kesederhanaan tugas tersebut penulis belajar
banyak hal penting yang tidak diajarkan di kelas.
Di
kelas, kami belajar statistika, logika, dan analisis data. Semua ini ternyata
sangat relevan dalam pekerjaan administratif sehari-hari. Misalnya:
·
Pengarsipan dokumen fisik dan digital
membutuhkan sistematisasi dan klasifikasi yang rapi, mirip dengan pengelompokan
data dalam statistika.
·
Rekap SK pensiun melibatkan pencocokan data
antara dokumen fisik dan spreadsheet. Membutuhkan ketelitian tinggi, layaknya
memverifikasi solusi matematis.
·
Rename file digital bukan sekadar mengganti
nama, tapi mengikuti format standar perusahaan agar setiap berkas mudah
ditemukan, ini adalah penerapan prinsip “struktur informasi” yang juga kita
pelajari dalam algoritma dan teori himpunan.
Penulis
menyadari bahwa ketelitian, logika, dan kemampuan mengorganisir data merupakan
fondasi ilmu matematika dan menjadi senjata utama penulis dalam menjalankan
tugas-tugas administratif yang tampak monoton namun sangat krusial bagi
operasional bank.
Selain keterampilan teknis, KP di Bank Mandiri
Taspen memberi penulis pembelajaran berharga tentang dunia profesional:
·
Disiplin waktu: Setiap pagi, penulis mengikuti
morning breaffing bersama tim, ritual yang mengajarkan pentingnya koordinasi
dan penyamaan tujuan harian.
·
Etika kerja: Penulis belajar menjaga
kerahasiaan data nasabah, menghormati rekan kerja, dan bertanggung jawab atas
setiap tugas, sekecil apa pun.
·
Kerja sama tim: Di sini, tidak ada “saya
sendiri”. Setiap dokumen yang penulis rapikan akan digunakan oleh tim lain. Ini
mengajarkan penulis arti kolaborasi dan dampak kerja penulis terhadap proses
besar.
Penulis
juga terkesan dengan budaya kerja di Bank Mandiri Taspen. Mereka memiliki
slogan yang kuat: “Tiada Kata Pensiun untuk Berkarya.” Dan semangat ini
benar-benar terasa di KCP Sawangan. Meski fokus pada segmen pensiunan dan ASN,
bank ini tidak berhenti berinovasi mulai dari digitalisasi dokumen hingga
pelayanan yang ramah dan responsif. Nilai-nilai perusahaan seperti Amanah,
Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK) bukan hanya
slogan, tapi menjadi panduan perilaku sehari-hari para pegawai termasuk penulis
sebagai peserta Praktik Kerja Lapangan.
Kesimpulan yang penulis dapat dari kegiatan Praktik Kerja Lapangan ini adalah Praktik Kerja Lapangan bukan sekadar syarat akademik. Bagi penulis, ini adalah jembatan penting yang menghubungkan teori di kampus dengan realitas dunia kerja. Penulis belajar bahwa matematika bukan hanya tentang angka, tapi juga tentang struktur, ketelitian, dan solusi sistematis nilai-nilai yang sangat dibutuhkan di mana pun kita bekerja.




